• SMK PGRI 3 RANDUDONGKAL
  • Bissa Cerdik Milenial

Tayangan Vidio Inspiratif Membentuk Pribadi Positif

Oleh :

HERMAWAN MURDHIHARSO, S.Pd

Guru BK SMK PGRI 3 RANDUDONGKAL

Penguatan Pendidikan Karakter adalah suatu kebijakan pemerintah yang sangat urgent mengingat semakin parahnya krisis moral dikalangan generasi muda. Tujuan dari pendidikan karakter sendiri adalah untuk memperkuat karakter melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir dan olah raga. Hal ini menuntut sekolah sebagai lembaga pendidikan mempersiapkan peserta didik secara keilmuan dan kepribadian agar terbentuk individu- individu yang kokoh dalam nilai- nilai moral, spiritual dan keilmuan yang diimplemantasikan lewat proses pembelajaran dan layanan bimbingan dan konseling. Begitu pentingnya peran guru untuk membentuk peran peserta didik,terlebih lagi pada saat ini ketika memasuki era pembelajaran  tatap muka terbatas, para peserta didik yang selama lebih dari satu setengah tahun mereka melaksanakan pembelajaran secara daring, yang tentu saja berbeda dengan ketika tatap muka. Pembiasaan yang kurang baik terbentuk dalam pribadi siswa sehingga disinilah peran guru sangat diperlukan, bukan hanya tantangan dalam teori, tetapi peran guru dan keteladannya sangat diperlukan, seperti yang diungkapkan oleh Suyanto ( 2009) mendefinisikan bahwa pendidikan karakter sebagai cara berpikir dan berperilaku yang menjadi khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga,masyarakat, bangsa maupun negara. Dalam hal ini guru mempunyai peran untuk membantu membentuk peran peserta didik. Hal ini mencakup keteladanan,perilaku,cara berbicara atau menyampaikan materi,bertoleransi,dan berbagai hal terkait lainnya. Kondisi tersebut juga dibangun di SMK PGRI 3 Randudongkal.

Tuntutan kemajuan zaman yang tidak diimbangi dengan penguatan karakter memunculkan perilaku- perilaku yang mengarah pada perilaku menyimpang. Sikap- sikap terpuji yang sudah tertanam sejak kecil lewat kegiatan pembiasaan,akan terkikis bahkan hilang karena pengaruh pergaulan dan kemajuan teknologi. Salah satu sikap yang sudah mulai sulit diwujudkan adalah kejujuran. Padahal generasi muda yang kelak akan mengantikan pemimpin bangsa harus bisa menampilkan sosok pribadi yang jujur yaitu pribadi yang bisa dipercaya. Seperti yang diungkapkan Mohammad Mustari (2020), pengertian jujur adalah suatu perilaku manusia yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, baik terhadap dirinya maupun pihak lain.

Kaitannya dengan penguatan karakter peserta didik,keberadaan layanan Bimbingan dan Konseling sangat dibutuhkan karena bertujuan untuk mengembangkan aspek emosi,sosial dan spiritual peserta didik. Tetapi dalam kenyataannya banyak benih- benih ketidakjujuran yang terjadi dilingkungan sekolah seperti menyontek saat ulangan,menciplak karya orang lain tetapi diakui sebagai karyanya,membolos,membuat surat ijin palsu dan sebagainya.

Guru Bimbingan dan konseling sebagai agent of change berperan merubah peserta didik menjadi pribadi yang berkarakter dengan cara menciptakan proses layanan yang kreatif,bermakna dan berkualitas. Salah satu layanan yang dipandang mampu memberikan kontribusi dalam membentuk sikap kejujuran adalah dengan tayanagan vidio inspiratif.

Menurut Arsyad, (2004:36) dalam Rusman dkk (2011:218). Video merupakan serangkaian gambar gerak yang disertai suara yang membentuk suatu kesatuan yang dirangkai menjadi alur, dengan pesan-pesan di dalamnya untuk ketercapaian tujuan pembelajaran yang disimpan dengan proses penyimpanan pada media pita atau disk.

Pengunaan vidio inspiratif dipandang efektif karena vidio merupakan salah satu stimulus yang merupakan potensi besar yang mempengaruhi emosional sehingga vidio sangat berguna dalam membentuk perilaku individu maupun sosial. Tayangan vidio inspiratif yang mengungkap banyak hal tentang keteladanan akan membuat siswa tengelam dalam alur kisah dan mampu menagkap pesan yang terselip dalam cerita sehingga akan mendorong atau merangsang keyakinan peserta didik bahwa kejujuran pasti akan menang dan mendatangkan kebahagiaan sedangkan kebohongan pastilah akan kalah dan merugi.

Karakter yang tertanam dalam diri peserta didik akan mendorongnya untuk selalu mencari cara berbuat jujur yang kemudian diwujidkan dalam sikap dan tingkah lakunya baik jujur dalam niat,perkataan dan perbuatan. Guru bimbingan dan konseling berperan mendampingi dan menjaga agar kejujuran itu ada dan selalu ada dalam diri peserta didik hari ini dan selamanya.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PRESTASI SMK PGRI 3 Randudongkal

Prestasi yang pernah diraih Sekolah: Sebagai Juara Umum Jambore Sekolah PGRI Tingkat SLTA se Kabupaten Pemalang (2018) Prestasi yang pernah diraih Kepala Sekolah: Yanto Raharjo, S.Si.

24/02/2021 14:46 - Oleh Administrator - Dilihat 902 kali
PPDB SMK PGRI 3 RANDUDONGKAL 

Selamat Datang di PPDB SMK PGRI 3 RANDUDONGKAL  Situs ini dipersiapkan sebagai pengganti pusat informasi dan pengolahan seleksi data siswa peserta PPDB SMK PGRI 3 RANDUDONGKAL Peri

24/02/2021 14:46 - Oleh Administrator - Dilihat 1799 kali